BASIS ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI INOVASI DI BIDANG PERTANIAN
MENDENGAR SAYA LUPA ,MELIHAT SAYA INGAT,MENCOBA SAYA PAHAM MELAKSANAKAN SAYA MAHIR .

animasi Fish

Loading...

Sabtu, 06 April 2013

MATERI PENYULUHAN PERTANIAN



BOKASHI EXPRES 

DISADUR OLEH: H.RAJIHAN,S.PKP

Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian bahan organik dengan teknologi EM (Effective Microorganisms). Keunggulan penggunaan teknologi EM adalah kompos dapat dihasilkan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan dengan cara konvensional.

Ada banyak merk EM yang beredar dipasaran baik buatan lokal maupun formula import, misalnya Stradec, Orgadec dan EM4. fungsinya sama karena mengandung Azotobacter sp, Lactobacillussp, ragi,bakteri fotosintetik dan jamur penguraiselulosa.

Bahan untuk pembuatan bokashi dapat diperoleh dengan mudah di sekitar lahan pertanian, seperti, rumput dan jerami, tanaman kacangan/legum, sekam, pupuk kandang atau serbuk gergajian. Namun bahan yang paling baik digunakan sebagai bahan pembuatan bokashi adalah dedak karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk mikroorganisme.

Ada beberapa jenis bokashi dan cara pembuatanya, yaitu:

   1. Bokashi Hijau, bahan utamanya jerami dan daun segar seperti rumput ransum ternak, tanaman kacang-kacangan.
   2. Bokashi Coklat, bahan utama kotoran hewan yang dicampur serbuk gergajian atau sisa bakaran arang

Cara pembuatan:

    * Jerami sebanyak 10 kg, bisa dicampur rumput dan tanaman kacangan yang telah dipotong-potong sehingga berukuran panjang sekitar 5-10 cm atau (10 kg kotoran hewan)
    * Dedak sebanyak 0,5 kg
    * sekam sebanyak 10 kg.
    * cairan EM sebanyak dua sendok makan (10 ml). dicampur Molases atau gula sebanyak dua sendok makan (10 ml) dan air secukupnya.

Cara pembuatan:

    * buat larutan dari EM +molasses/ gula dan air dengan perbandingan 1 ml: 1 ml: 1 l air.
    * Bahan jerami, sekam dan dedak (kotoran ternak + dedak+sekam) dicampur merata di atas lantai yang kering. Selanjutnya bahan disiram larutan EM secara perlahan dan bertahap sehingga terbentuk adonan dengan kandungan air sekitar 30%.
    * Adonan selanjutnya dibuat menjadi sebuah gundukan setinggi 15-20 cm. Gundukan selanjutnya ditutup dengan karung goni selama 3-4 hari. Selama dalam proses, suhu bahan dipertahankan antara 40-50 o C.
    * Jika suhu bahan melebihi 50 o C, maka karung penutup dibuka dan bahan adonan dibolak-balik dan selanjutnya gundukan ditutup kembali.
    * Setelah empat hari karung goni dapat dibuka. Pembuatan bokashi dikatakan berhasil jika bahan bokashi terfermentasi dengan baik.Ciri-cirinya adalah bokashi akan ditumbuhi oleh jamur yang berwarna putih dan aromanya sedap.

Bokashi yang sudah jadi sebaiknya langsung digunakan. Bokashi jerami sangat baik digunakan untuk melanjutkan proses pelapukan mulsa dan di aplikasikan langsung pada sawah. Bokashi pupuk kandang baik untuk digunakan di dalam pembibitan tanaman. Dalam hal tersebut bokashi pupuk kandang diaplikasikan dengan tanah pada perbandingan 1:1.

Bokashi ekspres (24 jam)

Bahan yang digunakan:

    * Jerami kering, daun kering, serbuk gergajian dan bahan lainnya sebanyak 10 kg.
    * Pupuk kandang sebanyak 5 kg (sudah jadi)
    * dedak sebanyak 1 kg.
    * Cairan EM + molases

Cara pembuatan: Cara pembuatan bokashi ekspres sama dengan cara pembuatan bokashi hijau dan coklat, hanya bahan-bahan yang akan difermentasikan dicampur dengan bokashi yang sudah jadi dan dedak secara merata. Proses fermentasi hanya berlangsung selama 24 jam dan sesudahnya bahan dapat diaplikasikan sebagai pupuk organik.

   1. Untuk tanaman buah-buahan Bokashi disebar secara merata di permukaan tanah atau di sekitar daerah perakaran.
   2. Untuk pembibitan Lahan yang akan dijadikan sebagai tempat pembibitan disiram dengan larutan EM dengan dosis 2 ml per liter air. Selanjutnya tambahkan bokashi ekspress lahan dibiarkan selama satu minggu sebelum lahan siap untuk digunakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar